Mata Jurnalis Tapanuli Selatan,Berita Daera,Sumatera Utara Diduga melakukan penipuan dan penggelapan Oknum pengacara disomasi dan akan dilaporkan ke pihak berwajib oleh korban warga angkola selatan

Diduga melakukan penipuan dan penggelapan Oknum pengacara disomasi dan akan dilaporkan ke pihak berwajib oleh korban warga angkola selatan



 

MATAJURNALIS.COM| | TAPSEL,-Tidak terima dengan perbuatan seorang oknum pengacara dengan inisial YZ ,seorang warga angkola selatan Wad sokhi halawa(29) melalui kuasa hukumny Agus wira halawa SH melayangkan surat Somasi kepada seorang oknum pengacara YZ yang diduga telah melakan penipuan dan penggelapan terhadap dirinya, Saat memberikan keterangan pers terhadap wartawan rabu 24 april 2024 Agus mengatakan seharusnya YZ yang sudah mengerti hukum tidak melakukan hal hal yang melawan hukum dimana YZ diduga telah menipu dan menggelapkan uang milik kliennya sebesar Rp 75 (tujuh puluh lima juta rupiah ) yang mereka peroleh dari hasil jasa kerja mereka dalam mengurus Klaim asuransi .

 

Begini Kronologis Dugaan Penggelapan yang Pertama.

Bahwa berdasarkan Pengakuan dari Klien saya atas nama WAD SOKHI HLAWA pada tanggal 03 September sekira pukul 12.00 Wib WAD SOKHI HALAWA dan YZ bertemu di Rumah AMA SELAMAT HALAWA Kelurahan pardomuan, Kec. Angkola Selatan, Tapsel.

Bahwa tujuan Petemuan tersebut di rumah AMA SELAMAT HALAWA antara WAD SOKHI HALAWA dan YZ adalah membicarakan Asuransi yang belum Cair/di Klaim dari Perusahaan Alianz dengan besar Rp.450.000.000 JT. Setelah itu YZ menawarkan diri sebagai PENGACARA dari YUNUS ZAI sebagai Nasabah di Asuransi A.

 

Bahwa setelah YZ menanggani Perkara tersebut,YZ ada membuat kesepakatan dengan WAD SOKHI HALAWA dengan poin kesepakatan “Apa bila Cair Klaim Asuransi Rp.450.000.000 itu, maka bagian/Upah WAD SOKHI HALAWA dan YZ sebesar Rp.225.000.000 dengan catatan untuk bagian/Upah WAD SOKHI HALAWA Rp.75.000.000 JT dan bagian/Upah YZ sebesar Rp.150.000.000 JT dalam mengurus Perkara tersebut” (bukti percakpan chat terlampir).

Bahwa tanggal 29 November 2023 Uang Asuransi tersebut cair sebesar Rp.450.000 JT, setelah cair uang Asuransi tersebut maka YUNUS ZAI menyerahkan uang di tangan YZ sebesar Rp.225.000.000 untuk bagian mereka berdua dengan WAD SOKHI HALAWA.

Bahwa setelah uang tersebut di Terima YZ dari tangan Nasabah YUNUS ZEGA, akan tetapi YZ hanya memberikan bagian WAD SOKHI HALAWA sebesar Rp.30.000.000 dari yang seharusnya Rp.75.000.000.

 

kedua:

1. Bahwa sekitra tanggal 7 Desember 2023 WAD SOKHI HALAWA komunikasi dengan YAAMAN ZEGA melalui Via Chat WhatsApp, dengan topik pembahasan bahwa WAD SOKHI HALAWA bercerita dengan YZ ada salah satu Nasabah Asuransi Alianz atas nama AGUS TINUS ZENDATO belum Cair/di Klaim Oleh Pihak Azuransi sebesar Rp.550.000.000 JT sesuai dengan Kontrak Polis.

2. Bahwa kemudian YZ mengatakan kepada WAD SOKHI HALAWA minta berkasnya biar saya Pelajari, dan setelah YZ menerima berkas dan mengurus biar cair, sehingga uang Asuransi tersebut Cair pada tanggal 19 April 2024 sebesar Rp.500.000.000 JT Kata YZ

 

3. Bahwa kesepakatan antara YZ dengan WAD SOKHI jika cair asuransi dari AGUSTINUS ZENDATO, bagian untuk WAD SOKHI HALAWA yang di berikan oleh YZ sebesar 15% dari Jumlah Pencairan jika Perkara tidak naik ke pengadilan, dan jika naik ke Pengadilan bagian WAD SOKHI HALAWA sebesar 10% diambil dari bagian YZ sebesar Rp. 250.000.000 JT

4. Bahwa Asuransi tersebut cair kepada Nasabah AGUSTINUS ZENDATO sebesar Rp.500.000.000 JT tanpa melalui tahapan Pengadilan, dan uang tersebut di serahkan kepada YZ sebesar Rp.250.000.000 disitu termasuk bagian WAD SOKHI HALAWA sebesar 15% berdasarkan Kesepakatan antara WAD SOKHI HALAWA dan YZ.

 

5 ,Bahwa sesuai dangan Kronologi diatas Saudara YZ diduga keras ada terindikasi melakukan Perbuatan Pidana sesuai dengan Pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana 4 Tahun Penjara.

Bahwa untuk tetap mengedepankan Asas Praduga tak bersalah, kami menunggu jawaban dan tanggapan dari Saudara YZ sesuai dengan isi pokok surat kami. sebelum perkara ini dilaporkan ke ranah atau Jalur Hukum atau di Proses secara Hukum baik di Kejari Tapsel maupun di Polres Tapsel setelah di masukan Laporan Pengaduan Masyarakat (DUMAS) Nantinya ungkap Agus Wira Halawa SH mengakhiri keteranganya.

 

Masih ditempat yang sama Wad sokhi menuturkan atas segala kejadian itu dia sangat kecewa banget sebab dia sama sekali tidak menyangka kalau YZ akan tega berbuat seperti itu terhadap dirinya,padahal dia yang membawa dan memperkenalkan YZ dengan kedua klien mereka,kalau seperti itulah kelakuannya pantaslah dia cepat beli mobil dan punya uang banyak ucap wad shoki dengan wajah lesu dan mentup pembicaraan.(Tim)

About The Author